Berita

Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop /Net

Dunia

Ketua Parlemen Turki: Retorika Rasis Dan Islamofobia Meningkat Selama Pandemi

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop dalam pernyataan terbarunya kembali menyinggung soal meningkatnya isu agama dan kemanusiaan selama berlangsungnya pandemi Covid-19. Secara khusus Sentop mencatat bahwa wabah virus corona telah mempercepat islamofobia, rasisme, dan diskriminasi, di dunia.

"Islamofobia, yang sudah mengkhawatirkan, semakin cepat. Orang-orang dari etnis dan agama minoritas tertentu, imigran dan orang asing telah dikaitkan dengan pandemi," kata Sentop pada rapat ketua parlemen ke-6 MIKTA, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (18/12).

"Terlebih lagi, retorika rasis, terutama terhadap kelompok Muslim dan minoritas, meningkat secara signifikan pada periode ini," lanjutnya.


MIKTA merupakan kemitraan informal yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia yang didirikan pada 2013.

Selain Islamophobia, dia juga mengingatkan bahwa selama periode pandemi, diskriminasi terhadap orang Asia juga terus meningkat.

"Masyarakat internasional harus menyadari beratnya masalah ini secepat mungkin dan menyatukan upaya mereka dalam kerangka kemauan bersama untuk mengatasi masalah yang mengkhawatirkan ini," ungkapnya.

"Kita harus lebih berhati-hati dengan yang sensitif dan rentan agar mereka tidak menghadapi viktimisasi baru," demikian penuturan Sentop.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya