Berita

Ketua DPC PPP Kota Bandung, Zaini Shofari/Net

Politik

Peningkatan Kaderisasi Jadi Harapan Besar PPP Kota Bandung Dalam Muktamar IX

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 08:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada satu harapan besar yang dimiliki Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Bandung menjelang Muktamar IX PPP di Makassar nanti. Siapapun Ketua Umum PPP yang nanti terpilih, harus mampu meningkatkan tata kelola kaderisasi.

Dikatakan Ketua DPC PPP Kota Bandung, Zaini Shofari, Mukmatar IX PPP di Makassar akan dilakukan secara virtual. Rencananya Muktamar IX nanti akan dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.‎

"Muktamar itu dilakukan secara virtual di indonesia dibagi menjadi sepuluh zona. Jabar, DKI, Banten, dan Babel, itu di Hotel Aston Bogor. Jadi semua dilakukan melalui per zona. Tapi pembukaan nanti secara langsung oleh Jokowi di Makassar, tanggal 18 Desember malam hari," terang Zaini di Kota Bandung, Kamis (17/12).


Zaini menambahkan, pihaknya mendukung penuh terselenggaranya Muktamar IX PPP. Untuk itu lanjut dia, pihaknya menggelar acara doa dan zikir bersama jelang Muktamar.‎

"Ini bagian dari kearifan lokal terkait dengan Muktamar kita ikut support dari kejauhan karena kita juga bagian dari peserta resmi kita memberikan apresiasi agar PPP terus tumbuh berkembang meraih hasil optimal terutama di Pemilu 2024," tuturnya, dikutip‎ Kantor Berita RMOLJabar.

Zaini mengungkapkan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat mengusung satu nama untuk perebutan kursi Ketua Umum PPP. Nama yang diusung merupakan hasil Rapat Pimpinan wilayah pada awal Desember.

"Di Rampimwil diikuti 27 Kota/kabupaten se Jabar sudah menyebutkan nama pada 1 Desember di Bogor, kita mengamankan amanah dari Rapimwil yaitu dengan menempatkan Suharso Manoarfa untuk diusung dari Jabar menjadi Ketum PPP," ungkapnya.‎

‎Zaini berharap, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum PPP periode 2020-2025 harus mampu meningkatkan tata kelola partai.
Menurutnya, ketua umum terpilih harus mampu menyusun strategi pengkaderan secara masif. Selain itu, konsolidasi dan reposisi jabatan juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh pimpinan PPP pusat.

"Harapan kita PPP pusat mampu melakukan konsolidasi, reposisi, perkaderan terus menerus. Yang namanya partai harus memiliki kader yang banyak," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya