Berita

Webinar International "Islamic Higher Education After The Covid-19 Pandemic"/RMOL

Dunia

Mengenal Lebih Dekat Islam Dan Pendidikan Di Afghanistan

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 22:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Afghanistan merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki sistem pendidikan berbasis Islam. Negara tersebut memiliki sejarah yang panjang dalam hal Islam dan pendidikan.

Dr. Fazal Ghani Kakar dari Noor Educational and Capacity Development Organization (NECDO) Afghanistan dalam International Webinar bertajuk "Islamic Higher Education After The Covid-19 Pandemic" yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis malam (17/12) menjelaskan lebih dalam mengenai pendidikan Islam di negaranya.

Dia menuturkan, setidaknya ada tiga kategori berbeda dalam pendidikan di Afghanistan.


"Yang pertama adalah pendidikan tradisional atau indigenous, pendidikan modern dan pendidikan Islam," paparnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kategori pertama, yakni pendidikan tradisional sudah ada lebih dulu sebelum pendidikan formal hadir di Afghanistan. Mereka umumnya belajar keterampilan untuk bertahan hidup dalam lingkungan pertanian atau normadik. Selain itu, mereka juga belajar mengenai budaya mereka dari generasi ke generasi.


Sedangkan kategori kedua, yakni pendidikan modern lebih menitikberatkan pada ilmu pengetahuan dan sains.

Sedangkan kategori ketiga, yakni pendidikan Islam, terbagi lagi menjadi dua kategori yang berbeda, yakni pendidikan Islam non-formal dan formal.

"Setidaknya ada tiga hal yang membedakan pendidikan Islam formal dan non-formal di Afghanistan. Pertama, pendidikan Islam non-formal biasanya dilaksanakan di masjid. Bahkan sejumlah masjid memiliki ruangan khusus untuk belajar mengajar," ujarnya.

Selain itu, sambungnya, pendidikan Islam non-formal juga tidak sembarangan mengizinkan seseorang menjadi guru. Mereka yang menjadi pendidik umumnya adalah imam masjid tersebut. Pendidikan tersebut juga fokus pada Al Quran dan Hadis.

"Sedangkan pendidikan Islam formal biasanya terbagi beberapa jenis lainnya, yakni sekolah masjid yang fokus pada pengajaran dasar Islam. Ada juga madrasah tradisional yang fokus ke hadis, tafsir, fiqih dan akidah. Ada juga madrasah atau sekolah modern yang bukan hanya fokus ke pendidikan Islam tapi juga ke sains dan bahasa," tambahnya.

Sayangnya, sektor pendidikan di Afghanistan saat ini snagat terdampak oleh pandemi Covid-19.

"Jelas sekali bahwa pandemi ini meninggalkan dampak buruk pada semua aspek kehidupan di seluruh dunia. Sektor pendidikan Afghanistan juga salah satu yang paling terdampak parah, karena banyak sekolah ditutup untuk waktu yang dalam dan pendidikan tidak berjalan dengan semestinya," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya