Berita

Alat pertahanan Korea Selatan/Net

Dunia

Korsel Masuk 10 Besar Eksportir Senjata Dunia Bersama AS Hingga China

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Industri pertahanan Korea Selatan semakin melejit, bahkan saat ini masuk ke dalam barisan para produsen senjata top dunia seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, Jerman, dan Prancis.

Mengutip laporan tahunan pemerintah yang dirilis pada Senin (14//12), Defence Blog memuat, Korea Selatan menjadi salah satu eksportir senjata terbesar selama lima tahun terakhir.

"Seoul adalah eksportir senjata terbesar ke-10 dalam periode 2015 hingga 2019, terhitung 2,1 persen dari total ekspor pertahanan dunia," kata laporan itu.


Dikutip dari Yonhap, Korea Selatan berada pada peringkat ke-11 dalam laporan tersebut.

Dalam laporan itu, AS masih menjadi pengekspor senjata terbesar, diikuti oleh Rusia, Prancis, Jerman, dan China. Mereka menyumbang 76 persen dari total ekspor pertahanan dunia.

Sementara itu, Arab Saudi merupakan importir senjata terbesar, diikuti oleh India, Mesir, Australia, dan China. Kelilmanya menyumbang 36 persen dari total impor pertahanan dunia.

Secara keseluruhan, jumlah transaksi senjata global meningkat 5,5 persen selama periode yang disebutkan dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya.

Di antara 100 perusahaan pertahanan teratas dunia, Korea Selatan memiliki tiga dalam daftar, yaitu Hanwha Aerospace Co pada urutan ke-46, Korea Aerospace Industries urutan ke-60 dan LIG Nex1 Co urutan  ke-76.

Sebanyak 43 perusahaan AS masuk dalam daftar, dengan total penjualan gabungan mereka menyumbang 59 persen dari jumlah penjualan 100 perusahaan teratas.

Secara sektoral, peralatan udara menyumbang porsi terbesar dengan 44,5 persen, disusul kapal dengan 13,2 persen, rudal 12,7 persen, dan kendaraan lapis baja 11,2 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya