Berita

Caifornia siapkan lonjakan kasus Covid-19/Net

Dunia

Covid-19 Memburuk Di AS, California Sebar 5.000 Kantong Mayat

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 13:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara bagian California, Amerika Serikat (AS) sudah mempersiapkan diri untuk lonjakan kasus kematian akibat Covid-19.

Gubernur California dari Partai Demokrat, Gavin Newsom mengumumkan, pihaknya telah mendistribusikan 5.000 kantong mayat ke Los Angeles, San Diego, dan Inyo.

"Ada cahaya di ujung terowongan, tetapi kami masih di dalam terowongan," kata Newsom dalam pengarahannya, seperti dikutip Sputnik, Kamis (17/12).


"Kita mungkin sedang mengalami momen intens dan mendesak sejak awal pandemi ini," lanjutnya.

Newsom mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan 60 unit pendingin sebesar 53 kaki sebagai kamar mayat yang akan bersiaga di berbagai kabupaten dan rumah sakit di California.

"Ini penyakit yang mematikan, dan kita harus waspada di mana kita berada," tambah Newsom.

Departemen Kesehatan California mencatat sekitar 32 ribu kasus baru Covid-19 dengan 170 kematian per hari di negara bagian selama sepekan terakhir.

California sendiri sudah meluncurkan kampanye vaksinasi Covid-19. Petugas kesehatan dan kelompok rentan menjadi prioritas dalam vaksinasi dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya