Berita

Antartika/Net

Dunia

30 Ribu Gempa Guncang Antartika Dalam Tiga Bulan Buat Para Ilmuwan Penasaran

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 11:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para ilmuwan di Chile terheran setelah menemukan lebih dari 30 ribu gempa yang mengguncang Antartika sejak akhir Agustus.

Tim ilmuwan di National Seismological Center University of Chile menyebut terjadi gempa kecil dengan satu guncangan kuat berkekuatan magnitudo 6 terdeteksi di Selat Bransfield. Selat selebar 96 km itu berada di antara Kepulauan Shetland Selatan dan Semenanjung Antartika.

Mereka menyebut beberapa lempeng tektonil dan lempeng mikro bertemu di selat, menyebabkan seringnya guncangan. Tetapi guncangan selama tiga bulan terakhir tidak biasa.


"Sebagian besar kegempaan terkonsentrasi pada awal rangkaian, terutama selama bulan September, dengan lebih dari seribu gempa bumi sehari," lanjut mereka, seperti dimuat Reuters.

Menurut para ilmuwan, getaran telah menjadi begitu sering sehingga selat itu sendiri, yang dulu bertambah lebarnya dengan kecepatan sekitar 7 atau 8 mm setahun sekarang berkembang menjadi 15 cm setahun.

"Ini adalah peningkatan 20 kali lipat yang menunjukkan bahwa Kepulauan Shetland terpisah lebih cepat dari semenanjung Antartika saat ini," terang direktur pusat itu, Sergio Barrientos.

Semenanjung Antartika adalah salah satu tempat dengan pemanasan tercepat di Bumi, dan para ilmuwan memantau dengan cermat dampak perubahan iklim pada gunung es dan gletsernya.

Ilmuwan iklim dari Universitas Santiago, Raul Cordero mengatakan belum jelas bagaimana getaran itu dapat memengaruhi es di kawasan itu.

"Tidak ada bukti bahwa aktivitas seismik semacam ini memiliki efek signifikan pada stabilitas lapisan es kutub," kata Cordero.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya