Berita

Kapsul pembawa sampel bebatuan dari Bulan milik misi Chang'e China mendarat di Mongolia Dalam/Net

Dunia

Misi Chang'e China Pulang Ke Bumi, Bawa Sampel Batuan Bulan

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pesawat luar angkasa China, Chang'e-5 berhasil mendarat di Bumi dengan selamat, sembari membawa sampel bebatuan dan tanah dari Bulan.

Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA) menyebut, kapsul pembawa sampel yang dikumpulkan oleh Chang'e mendarat di wilatah Mongolia Dalam, China bagian utara pada Kamis dini hari (17/12) waktu setempat.

Dilaporkan Xinhua, Direktur CNSA Zhang Kejian menyatakan misi tersebut berhasil.


Menurut AFP, China menjadi negara ketiga yang berhasil mengambil sampel dari Bulan, setelah Amerika Serikat dan Uni Soviet pada 1960-an dan 1970-an.

Chang'e yang berarti Dewi Bulan, diluncurkan oleh China pada 24 November. Setelah mendarat di permukaan Bulan pada 1 Desember, misi itu juga mengibarkan bendera China.

Berdasarkan rencana, Chang'e diharuskan mengumpulkan dua kilogram material dari area di Bulan yang dikenal sebagai Oceanus Procellarum atau "Ocean of Storms". Itu adalah dataran lava luas yang belum pernah dijelajahi.

Sejauh ini belum diungkap apa saja dan berapa berat sampel yang dikumpulkan oleh Chang'e.

Para ilmuwan sendiri berharap, sampel tersebut dapat membantu mereka untuk mempelajari asal usul Bulan, formasi, dan aktivitas vulkanik di permukaannya.

Wakil Direktur Pusat Program Eksplorasi dan Luar Angkasa Bulan CNSA Pei Zhaoyu mengatakan, China akan menyediakan beberapa sampel bagi para ilmuwan di negara lain.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya