Berita

Rektor UIN Syarif Hiduyatullah Jakarta Amany Lubis/UIN Jakarta

Nusantara

Rektor UIN Jakarta: UU Cipta Kerja, Strategi Hadapi Bonus Demografi

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 22:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bonus demografi yang akan dihadapi oleh Indonesia harus datang bersamaan dengan meningkatnya lapangan pekerjaan.

Begitu kata Rektor Universitas Islam Negeri Syarif (UIN) Hidayatullah Jakarta Amanu Lubis dalam sambutan pada pembukaan Webinar Nasional bertajuk “Implementasi UU Cipta Kerja Bagi UMKM dan Tantangan Bonus Demografi” yang dijalankan secara virtual pada Selasa (15/12).

Mengutip portal berita resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amany menjelaskan bahwa Indonesia diperkirakan akan menghadapi bonus demografi tahun 2030. Di tahun tersebut akan ada peningkatan angkatan kerja secara tajam.


Sayangnya, jika tak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang cukup, maka meningkatnya angkatan kerja akan menimbulkan masalah sosial, ekonomi, dan politik.

Oleh karea itu dia menilai bahwa pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law oleh DPR dan pemerintah belum lama ini dinilai menjadi strategi pemerintah dalam menghadapi bonus demografi tersebut.

Pasalnya, UU Cipta Kerja ditujukan agar dapat menciptakan lapangan kerja, bukan hanya mengatur ketenagakerjaan.

“UU Cipta Kerja merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing ekonomi nasional di tengah persaingan ekonomi global yang makin ketat,” kata Amany.

Lebih lanjut dia menerangkan bahwa di masa pandemi Covid-19 saat ini, muncul tantangan bersama untuk bagaimana dapat keluar dari tekanan krisis secara bersama-sama.

Karena itulah dia berharap perlu ada kerja sama strategis untuk memperkuat iklim investasi nasional.

Pada kesempatan yang sama Amany menurutkan bahwa dia juga berharap UU Cipta Kerja akan memberi ruang lebih terbuka bagi perguruan tinggi Islam dan usaha kecil menengah, khususnya di lingkungan muslim.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya