Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

BioNTech Kirim 100 Juta Vaksin Covid-19 Ke China

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 17:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan biofarmasi Jerman, BioNTech, mengumumkan akan memasok 100 juta dosis vaksin Covid-19 ke China sebagai bagian dari perjanjian dengan Shanghai Fosun Pharmaceutical Group.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (16/12), BioNTech menyebut akan mengirim pasokan awal vaksinnya yang diproduksi di Jerman dan akan digunakan di China pada tahun depan.

Dimuat Reuters, pemerintah China sendiri belum mengumumkan kesepakatan apa pun dengan pembuat obat dari negara-negara Barat.


Fosun mengatakan, pihaknya melakukan pembayaran di muka untuk 50 juta dosis vaksin BioNTech sebesar 250 juta euro pada 30 Desember. Sementara sisanya akan diberikan setelah regulasi disetujui.

Kerja sama antara BioNTech dan Fosun dimulai pada Maret 2020. Kemudian pada 24 November, perusahaan mengumumkan dimulainya uji coba fase 2 di China.

"Upaya pengembangan bersama dengan Fosun Pharma ini merupakan bukti pentingnya kerja sama global dan mencerminkan strategi kami untuk memasok vaksin kepada kami secara global," ujar CEO BioNTech, Ugur Sahin.

Vaksin yang dikembangkan oleh BioNTech dengan Pfizer dari Amerika Serikat (AS) telah diberikan izin penggunaan di Inggris dan AS.

Sementara itu, China juga sudah memberikan izin penggunaan darurat untuk dua kandidat vaksin dari Sinopharm dan Sinovac yang dibuat secara lokal.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya