Berita

Raja Salman Bin Abdul Aziz/Net

Dunia

Raja Salman Setujui Anggaran 264 Miliar Dolar AS Yang Diprioritaskan Untuk Penyelamatan Dan Pemulihan Pandemi

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Arab Saudi melalui 'Strategi Visi 2030' berupaya memulihkan 'kerusakan karena pandemi Covid-19' dengan memprioritaskan kesehatan masyarakat. Para pemangku kebijakan Kerajaan mengatakan pemerintah telah menyetujui anggaran untuk 2021 yang sebagian besar dialirkan untuk pemulihan pandemi.

Raja Salman Bin Abdul Aziz selama pertemuan Kabinet virtual pada hari Selasa (15/12) mengumumkan bahwa pengeluaran yang disetujui dalam anggaran Kerajaan untuk tahun 2021 akan berjumlah 990 miliar riyal atau sekitar 264 miliar dolar.

Menurutnya, tahun 2020 adalah tahun yang sulit dalam sejarah dunia mengingat dampak pandemi virus corona.


“Kami telah mengarahkan bahwa anggaran memberikan prioritas untuk melindungi kesehatan dan keselamatan warga dan penduduk, dan untuk melanjutkan upaya untuk membatasi efek pandemi pada ekonomi kita," kata Raja Salman, seperti dikutip dari Arab News, Rabu (15/12).

Intervensi tepat waktu dalam hal langkah-langkah kesehatan yang dilakukan, juga inisiatif keuangan dan ekonomi, dan reformasi sebagai bagian dari Visi Kerajaan 2030, semuanya telah menghasilkan pengurangan dampak negatif pada warga dan penduduk di Kerajaan dan ekonomi kita, katanya.

Ia memuji kerja sama pemerintah dan warga atas peran positif mereka dalam menghadapi pandemi dan menanggung bebannya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya