Berita

Seorang pekerja berjalan di pusat konvensi ibu kota Bahrain, Manama, yang digunakan kembali untuk uji coba vaksin Sinopharm/CNN

Dunia

Bahrain Beri Lampu Hijau Untuk Vaksin Covid-19 Dari China

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 21:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Satu lagi negara yang memberikan persetujuan untuk pennggunaan vaksin Covid-19 buatan China. Negara tersebut adalah Bahrain.

Bahrain menyetujui vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan meluncurkan pendaftaran online bagi warga dan penduduk untuk menerimanya.

Meski begitu, pernyataan yang dirilis oleh Otoritas Pengaturan Kesehatan Nasional Bahrain awal pekan ini tidak menyebutkan secara spesifik vaksin mana dari dua vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinopharm telah diberikan persetujuan.


Namun, jika mengutip data dari uji klinis Fase 3, vaksin buatan Sinophram sejauh ini telah menunjukkan tingkat kemanjuran hingga 86 persen.

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan berbeda, Kementerian Kesehatan Bahrain mengatakan bahwa warga dan penduduk di atas usia 18 tahun dapat mendaftar untuk menerima vaksin Covid-19 secara gratis.

Untuk diketahui bahwa pada bulan Juli lalu, Uni Emirat Arab memulai uji klines Fase 3 untuk vaksin Covid-19 Sinopharm dan ujicoba tersebut diperluas ke Bahrain, Yordania dan Mesir.

Dikabarkan CNN, Bahrain sendiri telah berpartisipasi dalam ujicoba Fase 3 dari vaksin yang disetujui dan sebelumnya telah mengesahkannya untuk penggunaan darurat kepada para profesional yang bekerja di garis depan penanganan Covid-19.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya