Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi, IDM Desak Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 18:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali pulih pada 2021 bukan sekadar angan-angan. Asalkan, faktor-faktor pendukungnya berjalan dengan maksimal.

Ada sejumlah faktor yang harus diperhatikan pemerintah agar proses pemulihan ekonomi ini tidak terhambat. Terutama dengan melihat efektivitas pemerintah dalam merespons situasi pandemi dan pengambilan kebijakan yang tepat.

Selain itu pertumbuhan ekonomi bisa kembali pulih pada 2021 bisa tercapai apabila pandemi ini tidak semakin parah pada akhir kuartal IV 2020.


Karena itu, Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi, mendesak pemerintah untuk lebih memastikan ketersediaan vaksin Covid-19 di tanah air.

Kemudian, program vaksinisasi dilakukan lebih cepat. Sehingga pandemi Covid-19 bisa lebih terkendali yang bisa berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut serta melihat tren pertumbuhan pra-Covid-19 pada 2015-2019 di mana ekonomi Indonesia tumbuh pada keseimbangan baru yaitu 5,03 persen, maka diperkirakan pada 2021 Indonesia dapat kembali pulih pada keseimbangan tersebut di kisaran 5-6,1 persen," ucap Bin Firman, Senin (14/12).

Namun demikian, Bin Firman mengingatkan, kisaran tersebut akan dapat tercapai apabila persebaran Covid-19 mulai menunjukkan penurunan di kuartal IV dan membaik di kuartal I 2021.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya