Berita

Wakil Ketua Fraksi PKS Mulyanto/Net

Politik

Fraksi PKS: Jangan Sampai BPOM Disetir Pihak Tertentu Dalam Terbitkan Izin Vaksin Sinovac

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 15:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta untuk bekerja profesional tanpa disetir atau diintervensi pihak manapun dalam melegalisir dan menerbitkan izin edar vaksin Covid-19 Sinovac dari China.

Wakil Ketua Fraksi PKS Mulyanto juga meminta kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam rekomendasinya kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto agar melaporkan hal-hal dengan jujur dari kaidah ilmiah.

Menurutnya, vaksin yang digunakan harus terbukti efektivitas, imunogenitas, dan keamanannya. Hal itu dibuktikan dengan telah melewati uji klinis fase tiga yang sudah dipublikasikan.


“Sekarang ini semua mata menyorot ke BPOM. Jangan sampai sebagai badanpengawas yang independen dan objektif, BPOM dapat disetir pihak tertentu,” ujar Mulyanto kepada wartawan, Senin (14/12).

Dia meminta agar kredibilitas BPOM tidak rusak lantaran diintervensi pihak tertentu untuk menerbitkan izin vaksin Covid-19 tersebut.

"Ini tidak kita inginkan bersama. Kredibilitas BPOM akan dipertaruhkan. Kalau demikian akhirnya yang dirugikan uang negara dan rakyat juga," tandasnya.

Untuk diketahui sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 dari China telah tiba di Indonesia. Vaksin dikemas dalam 33 paket dengan berat bruto 9.229 kilogram.

Vaksin tersebut diimpor dari Sinovac Life Science Corporate Ltd, China, dalam bentuk vero cell dengan nama penerima PT Bio Farma (Persero).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya