Berita

Ketua Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPD Golkar Sumut, Riza Fakhrumi Tahir/RMOLSumut

Politik

Golkar Sumut Siapkan Tim Hukum Antisipasi Sengketa Pilkada

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 14:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Potensi terjadinya sengketa Pilkada di wilayah Sumatera Utara telah dicermati Partai Golkar. Sehingga DPD Partai Golkar Sumut di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah akan menyiapkan Tim Hukum dan Advokasi untuk mendampingi para pasangan calon yang bersengketa di Bawaslu maupun Mahkamah Konstitusi.

Menurut Ketua Kordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Riza Fakhrumi Tahir, pasangan calon yang didampingi tentu yang didukung Partai Golkar.

"Kami melihat ada potensi sengketa di 23 Pilkada kabupaten dan kota di Sumut. Kami sudah siap membela pasangan calon yang diusung Golkar jika terjadi saling gugat hasil Pilkada," jelas Riza, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Senin (14/12).


Menurut politikus senior Golkar ini, terkait sengketa Pilkada 2020, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Yakni pasangan calon yang diusung Golkar digugat pasangan lain, atau pasangan calon Golkar yang menggugat.

"Golkar sudah siap menghadapi dua kemungkinan ini. Kami punya mekanisme pendampingan pasangan calon hingga MK, baik dalam konteks menggugat maupun digugat," ujarnya.

Riza menambahkan, pendampingan Tim Hukum dan Advokasi, ini wujud konkret komitmen Golkar Sumut yang dipimpin Musa Rajekshah. Komitmen Golkar Sumut, lanjut Ketua Kosgoro 1957 Sumut itu, bukan hanya di tahap pemenangan pasangan calon, tapi juga pendampingan saat bersengketa di Bawaslu maupun MK.

"Ketua kami, Pak Ijeck, tidak mau setengah-setengah dalam mendukung Paslon di Pilkada 2020. Pak Ijeck ini tipikal orang yang perfect. Dia punya prinsip mendukung secara total. Bukan cuma di tahap pemenangan, tapi juga menyiapkan Tim Hukum jika kemungkinan terjadi sengketa. Bahkan, kami akan siapkan mekanisme pendampingan untuk masa waktu lima tahun pasca pelantikan," tutur Riza.

Riza mengakui, pihaknya sangat paham bahwa tidak semua paslon di 23 Pilkada yang mau didampingi Tim Hukum Golkar. Mungkin saja ada paslon yang menggunakan Tim Hukum parpol pendukung lainnya atau para pengacara nonparpol.

"Kami tidak bisa memaksakan kehendak para Paslon menggunakan Tim Hukum Golkar. Boleh jadi mereka menggunakan tim Parpol selain Golkar atau pengacara nonparpol. Kami realistis saja," katanya.

Tapi, Riza menegaskan, calon-calon kepala daerah kader yang diusung Golkar, sebaiknya memercayai Tim Hukum Golkar. Baik yang disiapkan Golkar Sumut maupun DPP Partai Golkar.

"Dalam Tim Hukum Golkar Sumut, ada beberapa pengacara yang terlatih menghadapi sengketa Pemilu dan Pilkada. Secara politis maupun keilmuan, kami siap mendampingi Paslon yang bersengketa," tutup Riza.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya