Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Penunjukkan Duta Besar Turki Untuk Israel Disebut-sebut Atas Dukungan Joe Biden

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 12:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki telah memilih duta besar baru untuk Israel, untuk mengisi jabatan diplomatik yang dibiarkan kosong selama lebih dari dua tahun.

Presiden Recep Tayip Erdogan menempatkan pilihannya kepada Ufuk Ulutas, Ketua Pusat Penelitian Strategis di Kementerian Luar Negeri Turki, beberapa haru lalu, seperti dilaporkan Times of Israel, Minggu (13/12).

Apakah penunjukkan ini akan merekatkan kembali hubungan dua negara yang telah lama koyak? Penunjukkan itu sendiri disebut-sebut atas dukungan Presiden terpilih AS, Joe Biden.


Ankara berusaha meningkatkan hubungannya dengan Washington dan mengantisipasi bahwa isyarat diplomatik terhadap Yerusalem akan memajukan tujuan itu.

Belum ada laporan apakah Israel akan membalas penunjukkan itu dengan mengirim duta besarnya untuk Turki.

Ulutas yang berusia 40 tahun itu merupakan pengangum berat Erdogan dan menghabiskan masa studinya di Universitas Ibrani Yerusalem, seperti dilaporkan al-Monitor. Di unirversitas itu juga Ulutas mempelajari bahasa Ibrani dan politik Timur Tengah.

Dia digambarkan sebagai pribadi yang halus, pintar, dan 'sangat pro-Palestina'. Ulutas juga bekerja sebagai direktur thinktank Turki, Foundation for Political, Economic and Social Research (SETA).

Turki memiliki hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel, tetapi hubungan itu telah tegang sejak pasukan komando Israel menyerang Mavi Marmara.

Sebanyak 10 aktivis Turki tewas dalam konfrontasi kekerasan dengan pasukan komando angkatan laut Israel di atas kapal Mavi Marmara yang bertujuan untuk mematahkan blokade laut Israel di Jalur Gaza.

Israel mengatakan tentara itu diserang dengan kejam oleh mereka yang berada di dalam pesawat.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya