Berita

Jaksa Agung AS William Barr/Net

Dunia

Jaksa Agung AS: Meksiko Cari Masalah Dengan RUU Pembatasan Agen Asing

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jaksa Agung AS William Barr menentang undang-undang yang sedang dipertimbangkan pemerintah Meksiko yang akan membatasi gerak dan mencabut kekebalan agen asing yang beroperasi di negara itu, termasuk mereka yang memerangi perdagangan narkoba.

Dalam sebuah pernyataan, Barr (beberapa banyak yang menyebutnya Bill Barr) mengatakan bahwa undang-undang yang diusulkan itu akan merugikan kerja sama lintas batas dan akan menguntungkan kartel narkoba.

“Tindakan tersebut akan membuat kerja sama antar negara kita menjadi lebih sulit. Ini akan membuat warga Meksiko dan Amerika Serikat menjadi kurang aman,” tulis Barr seperti dikutip dari AP, Sabtu (12/12).


“Pengesahan undang-undang ini hanya dapat menguntungkan organisasi kriminal transnasional yang kejam dan penjahat lain yang kita lawan bersama,” tambahnya.

Tidak ada reaksi langsung dari pejabat Meksiko mengenai pernyataan tersebut.

Pada hari Rabu, Senat Meksiko menyetujui proposal dari Presiden Andres Manuel Lopez Obrador untuk meminta semua agen asing, dari negara mana pun, untuk membagikan semua informasi yang mereka kumpulkan dengan otoritas Meksiko. Pejabat Meksiko yang mereka hubungi juga harus menyerahkan laporan lengkap kepada otoritas federal negara itu.

Meksiko telah lama mengandalkan agen AS untuk menghasilkan banyak informasi intelijennya tentang geng narkoba, namun dalam perjalanannya ada beberapa pejabat intel yang membocorkan informasi tersebut dan bahkan terkadang membagikannya dengan kartel narkoba.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya