Berita

Zodiac Killer/Net

Dunia

Misteri Sandi Pembunuh Berantai Zodiac Killer Yang Teror California Terpecahkan, Isinya Mengejutkan

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 11:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Teka-teki yang telah lama menjadi misteri yang dikirim oleh pembunuh berantai ‘Zodiac Killer’ ke surat kabar San Francisco Chronicle akhirnya berhasil dipecahkan oleh tim ahli pengkodean.

Isinya cukup mengejutkan, di mana si pembunuh mencemooh bahwa dia tidak takut dieksekusi meskipun akhirnya nanti tertangkap.

“Akhir pekan lalu, tim saya memecahkan ‘sandi 340’ dan menyerahkannya ke FBI,” kata pakar pengkodean David Oranchak pada hari Jumat (11/12) waktu setempat.


Apa yang disebut ‘sandi 340’ yang berupa kumpulan huruf, angka, dan symbol, tidak mengungkapkan nama pembunuh sebenarnya dan masih menjadi misteri hingga kini. ‘Zodiac Killer’ meneror California utara pada 1960-an dan 1970-an.

“Saya harap Anda bersenang-senang mencoba menangkap saya,” tulis pembunuh dalam pesan berkode aneh yang dikirim ke surat kabar itu pada tahun 1969, seperti dikutip dari New York Post, Sabtu (12/12).

“Saya tidak takut dengan kamar gas karena kamar itu akan mengirim saya ke surge, semua lebih cepat karena sekarang saya punya cukup budak untuk bekerja untuk saya,” lanjutnya.

Dengan terpecahkannya kode-kode misterius itu, para ahli pengkodean merasa senang. Mereka juga berharap itu dapat membantu pihak berwenang mengungkap kasus telah menewakan sedikitnya 37 orang.

The Zodiac Killer menargetkan pasangan muda, bersama dengan sopir taksi pria, dan senang mengejek polisi dan media dengan cara mengirimkan surat dan teka-teki tentang kasusnya yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Dalam surat-surat itu, dia menamai dirinya Pembunuh Zodiak, menandatangani dengan moniker dan tanda silang di dalam lingkaran (simbol yang sama yang dicetak pada jam tangan merek Zodiac pada saat pembunuhannya).

Pada tahun 1969, salah satu teka-teki sandi miliknya berhasil dipecahkan oleh seorang guru sekolah dari Salinas, California, dan istrinya. Dikatakan, “Saya suka membunuh karena itu sangat menyenangkan.”

Hingga saat ini tidak jelas apakah pembunuhnya masih hidup atau sudah mati, tetapi berdasarkan deskripsi tentang dia, kemungkinan besar pembuhuh keji itu sudah menjadi pria tua sekarang. FBI belum menyerah untuk memburunya.

“Kasus Zodiac Killer masih menjadi penyelidikan yang sedang berlangsung. Kami terus mencari keadilan bagi para korban kejahatan brutal ini,” kata juru bicara badan tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya