Berita

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Reisa Brotoasmoro/Net

Kesehatan

Satgas Covid-19: Sekalipun Vaksin Sudah Ada Protokol 3M Tetap Yang Utama

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksin Covid-19 yang telah tiba di Tanah Air masih harus melewati sejumlah tahapan untuk memastikan tingkat kemananan dan efektivitas kegunaannya, yakni memberikan kekebalan tubuh buatan.

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Reisa Brotoasmoro menerangkan, selain uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 juga harus melalui tahap uji dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).

"Kepala Badan POM dr Penny Lukito sudah menegaskan bahwa izin penggunaan darurat akan diberikan dengan tetap mengedepankan prinsip keamanan dan khasiat yang terbukti efektif membangun kekebalan tubuh terhadap virus Sars-Cov2 penyebab Covid-19,” ucap Reisa dalam siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (12/12).


Selain itu, pemeritah juga telah menetapkan kelompok prioritas yang akan lebih dulu divaksinasi. Sehingga, vaksin sebanyak 1,2 juta doses yang suah diterima pemerintah dari Sinovac belum akan diberikan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Reisa meminta masyarakat untuk tetap bersabar ntuk menunggu giliran vaksinasi. Namun sembari menunggu, masyarakat diharapkan bisa tetap menjaga kepatuhan penerapan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Tentu saja kita semua berharap vaksin dapat menurunkan kesakitan, kematian dan efektif membangun kekebalan khusus terhadap virus ini. Namun, sekalipun vaksin ada, sekali lagi 3M lah yang utama. Lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi sesama," ungkapnya.

"Ditambah upaya pendukung 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan), terbukti ampuh. Dengan demikian kita bisa menaklukkan virus penyebab Covid-19 dan menghentikan pandemi ini," demikian Reisa Brotoasmoro.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya