Berita

Senator Jim Inhofe/Net

Dunia

Senat AS Setujui RUU Pertahanan, Buka Jalan Untuk Beri Sanksi Terhadap Turki Atas Rudal S-400

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Senat AS akhirnya mengesahkan rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) dengan suara 84-13 pada hari Jumat (11/12). Ini berarti Gedung Putih harus menekan Presiden Donald Trump selama 30 hari ke depan untuk memberi sanksi kepada Ankara.

Hubungan AS-Turki retak dalam beberapa tahun terakhir. Ini bermula dari penolakan Presiden Donald Trump untuk menerapkan sanksi yang diwajibkan oleh Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) kepada Turki atas pembelian sistem rudal S-400 Rusia yang telah menimbulkan kemarahan kongres bipartisan yang berkelanjutan sejak musim panas 2019.

Pembelian sistem pertahanan rudal kontroversial itu, dilihat NATO sebagai ancaman bagi aliansi militer dan berpotensi membahayakan rahasia teknis pesawat F-35.


Ketentuan dalam RUU tersebut akan memungkinkan keringanan sanksi hanya jika Turki menghapus S-400 sepenuhnya, yang kemungkinan tidak akan terjadi.

"Ini adalah RUU paling penting yang kami lakukan sepanjang tahun," ujar Senator Jim Inhofe, Ketua Komite Angkatan Bersenjata, dalam sebuah pernyataan tak lama setelah RUU disahkan, seperti dikutip dari US News.

Republikan Oklahoma ini beberapa kali terlihat bentrok dengan presiden.
RUU tersebut mengharuskan pengenaan sanksi dalam waktu 30 hari sejak undang-undang disahkan. Ini menyerukan sanksi kepada setiap orang yang secara sadar terlibat dalam akuisisi sistem pertahanan udara S-400 oleh Turki.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya