Berita

Salah satu keluarga almarhum laskar FPI yang tewas menerima sumbangan dari warganet/Ist

Politik

Irvan Gani Kumpulkan 1,7 M Untuk Korban KM 50 Japek, Said Didu: Selamat Bekerja Pak Mensos Netizen...

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 01:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepedulian sosial dari masyarakat untuk masyarakat ternyata masih menyala di Tanah Air.

Hal tersebut terwujud dalam aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh Irvan Gani. Warganet yang juga seorang pengusaha ini mampu mengumpulkan donasi hingga Rp 1,7 miliar yang diperuntukkan bagi keluarga almarhum enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang meninggal dunia dalam insiden KM 50 Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu.

Sontak, penggalangan dana yang dilakukan melalui media sosial ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari aktivis manusia merdeka yang juga mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu.


Bahkan dalam akun Twitternya, Said Didu mengibaratkan sosok Irvan sebagai seorang Menteri Sosial RI, yang mana posisi Mensos sebelumnya, Juliari Batubara dikritik publik karena tersandung kasus dugaan korupsi bantuan sosial Covid-19.

"Selamat bekerja Pak Mensos netizen," tulis Said Didu, Jumat (11/12).

Hingga saat ini, dana yang telah terkumpul sudah mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut bahkan diprediksi akan terus bertambah meski penggalangan dana telah ditutup.

Irvan Gani pun telah menyalurkan Rp 1,2 miliar sumbangan kepada enam keluarga almarhum laskar FPI yang diserahkan secara langsung dengan masing-masing keluarga mendapat Rp 200 juta.

"Terkumpul 1,7 M. Insya Allah terjaga amanah. Masih ada 500 juta lagi, karena baru update siang tadi," kata Irvan Ghani.

Diakuinya, pencairan dana tersebut tidak bisa dilakukan sekaligus karena terganjal regulasi perbankan dalam pencairan jumlah besar.

"Mengambil yang di bank dalam jumlah besar harus dengan perjanjian," tandasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya