Berita

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020/RMOLNetwork

Politik

Diprotes, Quick Count Pemda Pangandaran Dituding Lampaui Kewenangan Dan Bentuk Penggiringan Opini

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 23:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hitung cepat (quick count) yang sempat dipublikasikan di laman website milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangandaran dikritik.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Pangandaran Jalaludin menilai, Pemda Jabar telah melampaui kewenangan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Permendagri mana yang memperbolehkan Pemda membuat real count? Kalau pun itu bukan konsumsi publik, kenapa ditampilkan di website Pemda?” tegas Jalaludin kepada Kantor Berita RMOLJabar melalui sambungan telepon, Jumat (11/12).


Publikasi hasil pilkada di website Pemda Pangandaran, kata Jalaludin, seolah menggiring opini publik untuk mengetahui hasil pilkada.

“Bukti publish-nya kan jelas. Malah ini dijadikan bahan acuan klaim kemenangan paslon selain hasil real count LSI dan C1 PDIP,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jalaludin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangandaran mempertanyakan anggaran yang digunakan oleh Pemda untuk melakukan quick count.

“Jelas janggallah. Kalau kegiatan Pemda mestinya kami juga diberi tahu. Kalau tidak pakai anggaran Pemda, terus siapa yang membuat input real count itu. Ini pastinya menggunakan APBD,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya