Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarra, Zita Anjani/Ist

Politik

Usut Tuntas Kematian Anggota FPI, Fraksi PAN DKI Dorong Pembentukan Tim Independen

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Insiden penembakan yang berujung dengan kematian 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) masih menyisakan tanda tanya besar.

Hal itu lantaran ada perbedaaan keterangan antara Kepolisian dan FPI. Kepolisian menyebut anggotanya diserang dengan senjata tajam dan senjata api sehingga melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para laskar FPI tersebut.

Sementara, pihak FPI membantah laskarnya menyerang aparat kepolisian. Bahkan, organisasi massa yang dipimpin Habib Rizieq Shihab itu dengan tegas menyatakan tidak ada satupun laskarnya yang memiliki senjata api.


Atas alasan tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Zita Anjani, mendorong agar pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini.

"Saya berharap kasus matinya enam orang anak muda DKI Jakarta harus diusut tuntas oleh pihak berwenang," ujar Zita kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (11/12).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, kasus tersebut harus segera dituntaskan. Sebab berkaitan erat dengan rasa keadilan, rasa kemanusiaan, serta berdampak pada ketentraman hidup berbangsa dan bernegara.

"Kami dari Fraksi PAN DKI Jakarta mendorong pihak berwenang agar segera membentuk tim independen yang bertugas mengusut tuntas kasus ini," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya