Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Percakapan Telepon Raja Mohammed VI Dengan Trump: Terima Kasih Untuk Pengakuan Bersejarah Atas Sahara Barat

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat telah mengakui kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Barat, di mana terdapat sengketa teritorial selama puluhan tahun antara Maroko dan Front Polisario yang didukung Aljazair.

Dalam rilis yang dikeluarkan kementerian luar negeri Maroko, dikatakan bahwa Presiden Donald Trump melakukan percakapan telepon pada Kamis (10/12) dengan Raja Mohammed VI dari Maroko. Trump mengumumkan keputusan tersebut, di mana itu berarti Amerika menjadi negara yang pertama mengakui kedaulatan penuh Kerajaan Maroko atas seluruh wilayah Sahara Maroko.

Dan dengan demikian, lanjut pernyataan kementrian, ini adalah ekspresi konkret pertama dari inisiatif kedaulatan yang sangat penting. Apalagi Trump mengatakan bahwa pengakuan itu diberikan karena Maroko adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan AS pada 1777. Dan Rencana Otonomi Maroko adalah satu-satunya solusi untuk sengketa wilayah.


Amerika juga telah memutuskan untuk membuka konsulat jenderal di Kota Dakhla, yang semakin memperkuat pengakuannya atas wilayah Sahara Barat sebagai wilayah Maroko. Kementerian dalam pernyataannya mengatakan ini akan mendorong investasi dan kontribusi AS pada pembangunan ekonomi dan sosial, terutama untuk kepentingan penduduk di provinsi selatan.

Atas keputusan penting Trump, Raja Maroko pun menyampaikan terima kasih yang dalam kepada Amerika Serikat atas posisi bersejarah itu yang dipandang sebagai dukungan untuk memperkuat kedaulatannya.

Mohammed VI menekankan bahwa meskipun tidak ada kesempatan untuk bertemu langsung dengan Trump,  konsultasi dan koordinasi terus berlanjut, terutama sejak kunjungan Penasihat Khusus  Jared Kushner, pada Mei 2018.

Selama pembicaraan ini, Mohammed VI dan Trump bertukar pandangan tentang situasi terkini di kawasan Timur Tengah.

Maroko mendukung solusi perdamaian antara Israel dan Palestina sebagai dua negara yang hidup berdampingan. Negosiasi antara Palestina dan pihak Israel tetap menjadi satu-satunya cara untuk mencapai penyelesaian akhir, abadi dan komprehensif dari konflik ini, menurut Mohammed VI.

Maroko menyetujui untuk meluncurkan jalur diplomatiknya dengan Israel. Mengingat peran bersejarah yang selalu dimainkan Maroko dalam mendekatkan orang-orang di kawasan itu.

Mohammed VI kemudian menguraikan poin yang akan dilakukannya, di antaranya adalah memberikan otorisasi untuk penerbangan langsung bagi pengangkutan anggota komunitas Yahudi Maroko dan wisatawan Israel ke dan dari Maroko.

Kemudian melanjutkan kontak resmi dengan rekan kerja dan hubungan diplomatik sesegera mungkin, lalu mempromosikan hubungan inovatif di bidang ekonomi dan teknologi, termasuk bekerja untuk membuka kembali kantor penghubung di kedua negara, seperti yang terjadi sebelumnya dan selama beberapa tahun hingga tahun 2002.

Terkait hal ini, Yang Mulia Raja menyampaikan harapan bahwa perkembangan positif yang tercatat sejauh ini akan mengarah pada pencapaian rekonsiliasi yang diinginkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya