Berita

Bupati Ngawi mencukur gundul paslon OK di halaman DPC PDIP Ngawi/RMOLJatim

Politik

Tunaikan Nazar, Paslon OK Digunduli Bupati Ngawi

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 17:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah dinyatakan menang melawan kotak kosong, sesuai hitung cepat versi desk Bapilu DPC PDIP pada Pilkada Ngawi 2020, pasangan calon Ony Anwar-Dwi Rianto Jatmiko (OK) menunaikan nazar mereka.

Tak tanggung-tanggung, nazar tersebut adalah mencukur habis rambut mereka.

Menariknya, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur jadi tukang cukur mendadak bagi paslon OK.


Kanang, sapaan akrabnya, pertama menggunduli kepala Ony, disusul Antok sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko.

"Jadi ini sifatnya nazar saja, apabila masyarakat berkehendak antara Mas Ony dan Mas Antok bisa memimpin 2021-2026 akan cukur gundul," terang Kanang kepada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis, (10/12).

Tapi Kanang berpesan, nazar cukur gundul tidak hanya sebatas memotong rambut. Melainkan harus memahami filosofi yang terkandung di dalamnya.

Yakni, pasca pemungutan suara, semua beban pikiran harus dikosongkan dan konsentrasi lagi ke penuntasan masalah kesejahteraan warga Ngawi lima tahun ke depan.

"Cukur gundul ini momen atas masyarakat yang sudah mempercayakan keyakinannya kepada Ony-Antok untuk memimpin ke depan," bebernya.

Perolehan suara mutlak yang diraih paslon OK atas kotak kosong, tambah Kanang, merupakan kemenangan bersama semua warga Ngawi.

Pada Pilkada yang digelar kemarin, paslon OK mengantongi perolehan suara 94,4 persen atau 471.211 suara dan kotak kosong mendapat 27.975 suara atau hanya 5,6 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya