Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Nusantara

Di Tengah Rekapitulasi Pilkada Ngawi, Seorang Panwas Meninggal Dunia

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 14:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Duka menyelimuti proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) di  Ngawi, Jawa Timur.

Seorang anggota Panwas, Rully Purwaningsih, meninggal Pilkada Ngawi tengah dilakukan rekapitulasi. Kabar itu baru diketahui hari ini, Kamis (10/12).

"Iya, saya mendengar Mbak Rully meninggal kemarin sore sewaktu rekapitulasi hasil Pilkada," terang Ketua Panwaslu Kecamatan Ngawi Kota, Budiono, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (10/12).


Dijelaskan Budiono, wanita berusia 35 tahun itu sudah mengalami sakit sekitar dua pekan sebelum Pilkada. Tepatnya mulai 26 November 2020.

Almarhumah jatuh sakit setelah bertugas melakukan pengawasan kegiatan di lokasi Taman Candi masuk Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi Kota.

"Saat itu dia mulai sakit panas yang katanya tipus tapi tidak tahu juga secara persis sakit apa. Sejak sakit itulah yang bersangkutan sudah istirahat tidak bertugas di lapangan," terangnya.

Masih menurut penjelasan Budiono, anggota Panwaslu di wilayah Kecamatan Ngawi Kota yang bertugas di TPS ada 156 orang dan PKD tercatat ada 16 orang. Pihaknya tidak mengetahui kalau Rully sempat dirawat di RS Widodo sebelum meninggal.

Dari informasi yang dihimpun, Rully bertugas sebagai pengawas kelurahan dan desa (PKD) khususnya di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi Kota. Ia mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (9/12), di RS Widodo Ngawi.

Ketua Bawaslu Ngawi, Abjudin Widiyas Nursanto, belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diunggah. Namun, dari kabar yang beredar, proses pemakaman jenasah Rully dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB di TPU Kandangan dengan protokol Covid-19.

Hal ini terlihat dari dua ambulans milik RS Widodo dan PMI Cabang Ngawi yang terjebak di jalan rusak di Desa Kandangan usai mengantar jenasah dari lokasi pemakaman. Proses evakuasi kedua ambulans itu memakan waktu hampir 12 jam.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya