Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan untuk menaikkan cukai rokok rata-rata 12,5 persen pada tahun depan/Net

Politik

Cukai Rokok Naik 12,5 Persen Tahun Depan, Sri Mulyani: Sesuai Visi Presiden Soal Sumber Daya Manusia Unggul

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 12:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok akan mengalami kenaikan rata-rata sebesar 12,5% pada 2021.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, melalui konferensi pers pada Kamis (10/12).

“Rata-rata tertimbang ini dari masing-masing jumlah produksi dan golongan rokok, kebijakan cukai ini berdasarkan tarif CHT yang perlu berubah dan perlu dinaikkan tahun 2021 dengan pertimbangan berbagai aspek,” jelas Sri Mulyani.


Meski demikian, kenaikan cukai rokok pada tahun depan disebut masih rendah dibanding tahun lalu yang rata-rata kenaikannya mencapai 25 persen.

Ditambakan Sri Mulyani, keputusan kenaikan cukai rokok telah melalui pertimbangan sejumlah aspek. Seperti aspek kesehatan juga memperhatikan kondisi ekonomi tahun depan yang masih terdampak pandemi Covid-19. Khususnya yang dialami kelompok pekerja industri hasil tembakau dan petani.

“Keputusan ini setelah melalui langkah formulasi yang cukup rumit, sesuai dengan visi Presiden soal pentingnya sumber daya manusia yang maju dan unggul,” tambahnya.

Selain itu, dengan kenaikan tarif cukai rokok 2021 ini dapat mengendalikan konsumsi atas barang kena cukai tersebut. Khususnya menekan tingkat prevalansi perokok usia 10 hingga 18 tahun sebesar 8,7% pada 2024 mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya