Berita

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid/Ist

Politik

Hidayat Nur Wahid: Jangan Gadaikan Kedaulatan Rakyat Dengan Politik Uang Yang Tak Seberapa

SELASA, 08 DESEMBER 2020 | 20:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kedaulatan rakyat harus harus benar-benar diterapkan dalam gelaran Pilkada Serentak yang akan berlangsung 9 Desember besok di beberapa provinsi.

Salah satu yang mencerminkan adanya kedaulatan rakyat yakni dengan tetap memberikan suaranya demi menelurkan pemimpin daerah yang berkualitas.

Pimpinan MPR RI dari Fraksi PKS Hidayat Nurwahid meminta agar masyarakat dapat memaksimalkan pelaksanaan kedaulatan rakyat termasuk pada Pilkada yang akan dilaksanakan serentak pada 9 Desember ini


“Rakyat harus betul-betul memaknai bahwa ini amanat dan masalah yang penting. Kepercayaan yang luar biasa ini harusnya disukseskan, jangan dimubazirkan dan disia-siakan kedaulatan yang telah diberikan itu,” ujar Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/12).

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS ini meminta agar masyarakat tidak golput (golongan putih) pada gelaran Pilkada Serentak 2020 besok. Penggunaan hak suara dinilainya penting agar pemimpin yang terpilih tidak sembarangan.

“Janganlah kedaulatan yang telah diberikan itu justru dimubazirkan dengan goput atau memilih secara asal-asalan. Nanti akan menyesal sendiri,” tegasnya.

Dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak menerima uang atau apa pun dari para paslon jelang pencoblosan.

“Jangan mau kedaulatan yang berharga itu dihargai dengan money politic yang tidak seberapa. Jangan mau ditipu dengan janji palsu, atau bantuan sembako yang memengaruhi pilihan. Rakyat harus melihat rekam jejak calon, terutama yang bermasalah dengan kasus korupsi,” tandasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya