Berita

Tangkapan layar unggahan Adek Novri yang menyebut terjadi politik uang di Medan/Repro

Politik

Soal Video 'Bagi Uang', Bawaslu Medan: Itu Di Berau, Bukan Di Medan

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 15:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan menegaskan kalau video yang beredar di media sosial yang berisi pembagian uang untuk memenangkan paslon tertentu adalah hoax.

"Kejadian itu bukan di Medan, tapi di Berau Kalimantan," tegas Ketua Bawaslu Medan, Payung Harahap, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/12).

Dijelaskan Payung, setelah mendapat informasi terkait video pembagian uang tersebut, pihaknya sudah menanyakan dan mengklarifikasi langsung ke seluruh Panwas Kecamatan di Kota Medan.


"Setelah itu saya langsung menghubungi Bawaslu Kabupaten Berau, mereka membenarkan kalau masalah itu terjadi di wilayahnya. Jadi saya tegaskan itu bukan di Medan," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Ketika disinggung apa tindakan yang dilakukan Bawaslu Medan terkait masalah ini, Payung mengatakan, pihaknya hanya bisa memberi imbauan agar masyarakat jangan percaya berita hoax terkait Pilkada Medan.

"Kita di sini bukan pihak yang dirugikan. Jadi kalau ada pihak yang merasa dirugikan dalam hal ini, bisa saja melapor," tutupnya.

Sebuah video terkait dugaan politik uang untuk memenangkan satu paslon di Pilkada Medan menyebar di media sosial.

Video tersebut diketahui diunggah akun "Adek Novri" di salah satu grup Facebook dan diberi keterangan bahwa pembagian uang tersebut terjadi di Kota Medan, untuk memenangkan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Menyikapi hal ini tim kuasa hukum Bobby-Aulia pun berencana melaporkan akun tersebut ke kepolisian pada Senin (7/12).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya