Berita

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin/Net

Kesehatan

Vaksin Sinovac Tiba, Pimpinan DPR: Bismillah, Semoga Vaksin Ini Tepat Guna

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 11:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mengapresiasi langkah pemerintah dalam strategi dan diplomasi terkait pengadaan vaksin Covid-19.

Azis menilai kehadiran tahap pertama 1,2 juta dosis vaksin Sinovac di Indonesia adalah sebagai bukti konkrit bahwa pemerintah sungguh-sungguh dalam menangani pandemi Covid-19 di Tanah Air.

"Tidak mudah mendapatkan vaksin saat ini dimana seluruh dunia sedang merebutkan quota-quota terbatas terhadap vaksin ini. Tentu saya memberi apresiasi tinggi kepada pemerintah China dalam hal memprioritaskan Indonesia, khususnya masyarakat Indonesia," jelas Azis Syamsuddin kepada wartawan, Senin (7/12).


Presiden Jokowi telah menyampaikan kabar gembira akan kehadiran vaksin Sinovac di Indonesia. Kemudian menjanjian akan adanya pengiriman tahap kedua di bulan Januari mendatang.

Waketum DPP Partai Golkar ini berharap vaksin Sinovac bisa menjadi penawar Covid-19 di Indonesia serta penyalurannya tepat guna.

"Bismillah, saya berharap vaksin ini bisa tepat guna dalam menangulangi pandemi Covid-19. Akan tetapi, tetap perlu lewati segala proses pengujian dan pengawasan yang ketat oleh BPOM sesuai mekanisme yang ada," katanya.

Azis mendesak agar pemerintah segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta membangun narasi komunikasi sesuai fakta dengan melibatkan seluruh elemen terkait termasuk media masa.

"DPR akan mengawasi distribusi vaksin ini agar bisa dicapai sesuai dengan skala prioritas. Saya juga mengharapan agar para anggota DPR dapat mensosialisasikan vaksin ini di dapil masing-masing. Dan saya himbau agar para tenaga medis diprioritaskan," tegasnya.

Lebih lanjut Azis mengharapkan masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan sekalipun kehadiran vaksin sudah di depan mata.

Lebih jauh, dia menghimbau agar segala bentuk vaksin disikapi secara positif dimana pemerintah terus mengupayakan yang terbaik bagi masyarakat.

"Jadi vaksin Sinovac menjadi satu dari berbagai jenis vaksin yang sedang diupayakan pemerintah. Tidak mudah, karena dunia sedang berebut vakin untuk masyarakatnya masing-masing. Kita saat ini berada satu langkah di depan dibanding berbagai negara lainnya. Akan tetapi, jangan lupa menjalankan protokol 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Ini sangat penting," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya