Berita

Penasihat keamanan nasional Afghanistan, Hamdullah Mohib/Net

Dunia

Perdamaian Dengan Taliban, Kunci Sukses Afghanistan Perangi ISIS

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Proses perdamaian antara Taliban dan pemerintah Afghanistan, jika berhasil, akan sangat membantu dalam upaya memerangi kelompok militan ISIS.

Menurut keterangan penasihat keamanan nasional Afghanistan, Hamdullah Mohib, perdamaian dengan Taliban akan memungkinkan pemerintah untuk memfokuskan sumber dayanya untuk melawan kelompok ISIS yang belakangan kembali berulah.

Diketahui bahwa meski proses perdamaian dengan Taliban masih terus berlangsung, namun Afghanistan saat ini juga bergulat dengan gelombang kekerasan yang memburuk, terutama yang dilancarkan oleh ISIS.


Mohib menyebut, meskipun ISIS telah kehilangan banyak wilayah kekuasannnya dan sumber pendanaannya terganggu, namun kelompok tersebut masih tetap mempertahankan jaringan teror.

"Tentu saja serangan-serangan itu sendiri cukup merusak, mereka menimbulkan banyak ketakutan bagi rakyat kami, dan kami bekerja sangat keras untuk mencegah mereka menyerang kota-kota kami," katanya kepada AFP (Minggu, 6/12).

"Kami menghadapi banyak ancaman, jadi sumber daya kami ditarik," sambungnya.

Dia menekankan, salah satu keuntungan dari perdamaian dengan Taliban adalah, pemerintah Afghanistan bisa mempusatkan perhatian dan kekuatan untuk melawan ISIS.

"Salah satu alasan kami fokus pada proses perdamaian dengan Taliban ini adalah jika kami ingin mencapai perdamaian dengan Taliban, pasukan keamanan kami akan dapat mengalihkan kemampuan mereka ke kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) dan kemudian kami bisa menahannya lebih mudah," sambungnya, seperti dikabarkan ulang Channel News Asia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya