Berita

Penandatanganan kontrak dengan Daejin Environmental Industry Co., Ltd/IKLD.KR

Dunia

Media Korsel: Teken Kontrak, Daejin Environmental Industry Masuk Industri Air Di Aceh Utara

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 11:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang industri lingkungan melalui pengembangan teknologi berkelanjutan, Daejin Environmental Industry Co., Ltd berhasil masuk ke pasar Indonesia.

Perusahaan yang berbasis di Gwangju, Korea Selatan itu baru-baru ini menandatangani kontrak senilai puluhan miliar won dengan perusahaan di Aceh utara.

Mengutip kabar yang dimuat di media Korea Selatan ikld.kr akhir November lalu, disebutkan bahwa CEO Daejin Environmental Industry Co., Ltd. Lee Byeong-no mengumumkan pada tanggal 23 November bahwa mereka berhasil menjadi perusahaan pertama di Korea Selatan yang mendapatkan pesanan untuk pasokan air industri dari Aceh.


Dia menjelaskan, pesanan dari luar negeri ini dievaluasi sebagai produk bersama sesuai dengan upaya berkelanjutan dari usaha lingkungan kecil dan menengah di Korea Selatan untuk mengembangkan pasar luar negeri. Selain itu, hal tersebut juga sejalan dengan kebijakan Institut Industri dan Teknologi Lingkungan Korea Selatan untuk memperkuat dukungan untuk perluasan di luar negeri sebagai tanggapan terhadap pandemi Covid-19.

“Meskipun kontrak ini tidak dapat masuk ke Indonesia secara langsung karena Covid-19, Kantor Institut Teknologi dan Industri Lingkungan Indonesia yang berlokasi di Jakarta telah melakukan puluhan pertemuan praktis, menanggapi klien, dan kami dapat menandatangani kontrak karena kami memberikan dukungan praktis aktif di tingkat kantor cabang lokal seperti nasihat hukum," jelas Lee.

Dia menambahkan, periode kontrak bisnis adalah 15 tahun, dan selama periode ini, diharapkan dapat menghasilkan penjualan sekitar 80 miliar won.

“Dengan kontrak ini, kami telah menemukan kemungkinan untuk mengembangkan bisnis penyediaan air minum dan air untuk hidup di wilayah Aceh Utara," sambung Lee.

Pada upacara penandatanganan itu kontrak tersebut turut hadir Direktur PT Patriot Nusantara Aceh, Marzuki Daham.

“Berdasarkan teknologi tinggi dari perusahaan pengolahan air Korea, kami akan dapat mengatasi masalah pasokan air industri dengan biaya yang efektif," ujar Marzuki Daham seperti dikabarkan ikld.kr.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya