Berita

Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia/Net

Nusantara

Kembangankan Ekonomi Depok, Pradi-Afifah Akan Beri Modal Dan Pelatihan Untuk UMKM

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 18:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia menjawab kegelisahan warga Depok yang kesulitan mencari pekerjaan dengan memberikan pelatihan, kemudahan izin, dan permodalan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam debat II yang diadakan oleh KPU Kota Depok pada 1 Desember 2020 dengan tema "Kesejahteraan dan Kesenjangan di Era Kehidupan baru", Pradi menyampaikan perubahan serta komitmen yang ditawarkan kepada masyarakat Depok.

"Berkenaan dengan masalah ekonomi kami melakukan pelatihan entrepreneur baru UMKM, kemudahan izin dan pendampingan serta permodalan untuk warga Depok yang ingin memulai usaha setelah mengikuti pelatihan dengan minimal Rp 5 juta," kata Pradi dalam keterangan tertulis, Jumat (4/12).


Pelatihan yang diberikan pasangan dengan nomor 1 ini fokus pada pelatihan keterampilan, khususnya generasi milenial Depok agar nantinya siap bekerja dan dapat menjadi mitra Pemko Depok.

Tidak hanya itu, Pradi-Afifah juga memikirkan dan membantu mengenai pemasaran produk-produk hasil UMKM Depok baik secara offline maupun online.

Sementara itu, Pradi sebelumnya menyampaikan rasa senangnya setelah hampir dua bulan lebih lakukan silaturahmi ke seluruh warga Depok, dirinya menyadari akan banyaknya dukungan warga yang meluas.

"Alhamdulillah dukungan untuk membenahi Kota Depok semakin meluas. Ini yang membuat saya senang banget. Ini tanda kemenangan Pradi-Afifah semakin dekat di Pilkada Depok," kata Pradi.

Menurutnya, kemenangan semakin dekat karena Partai Gerindra Kota Depok sudah memastikan para warga Depok akan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan memilih pasangan calon nomor 1 Pradi-Afifah.

Pradi pun mengatakan partai politik pendukung telah bekerja keras agar para pemilih tetap menjatuhkan pilihannya kepada Pradi Supriatna dan Afifah Alia.

"Ini harus ditingkatkan dan terus dipertahankan. Kerja keras partai dan relawan secara door to door hingga pencoblosan pada 9 Desember 2020 harus terus dilakukan," kata Pradi Supriatna.

Pasangan Pradi-Afifah diusung oleh Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, PSI, PKB, dan PAN dengan jumlah 33 kursi di DPRD Kota Depok. Selain itu, pasangan dengan nomor urut 1 ini juga didikung enam partai politik nonparlemen di Depok, seperti Partai Hanura, PBB, Partai Nasdem, Perindo, PKPI, dan Partai Garuda.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya