Berita

Ahmad Yani/Net

Hukum

Penuhi Panggilan Bareskrim, Ahmad Yani Ngaku Tak Kenal Anton Permana

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 14:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani memenuhi panggilan kedua Bareskrim. Yani hadir usai melakukan isolasi mandiri selama dua minggu pasca dirinya dinyatakan positif Covid-19.

"Selang waktu itu saya dinyatakan positif Covid. Dua minggu (isolasi mandiri), baru keluar Selasa (1/12) kemarin," kata Ahmad Yani di Bareskrim, Jakarta, Jumat (4/12).

Setelah mendapat surat panggilan pertama yang dianggapnya tidak jelas. Pada panggilan kedua ini, Yani mengaku telah memahami maksud penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memanggilnya.


"Panggilannya saya diminta untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Anton Permana," ungkap Yani.

"Materinya sampai saat ini belum tahu," tambahnya.

Namun Yani mengakui tidak mengenal begitu dekat sosok Anton Permana. Ia kenal dengan tersangka penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) ini menjelang deklarasi KAMI.

"Kenal anton itu menjelang-menjelang deklarasi KAMI aja," tandas Yani.

Adapun Anton Permana yang juga merupakan salah satu deklarator KAMI ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia memposting di akun Facebook dan Youtube miliknya yang diduga tindak pidana penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Adapun unggahan Anton Permana salah satunya, "multifungsi Polri yang melebihi peran dwifungsi ABRI yang dulu kita caci maki, yang NKRI kepanjangannya menjadi Negara Kepolisian Republik Indonesia".

Anton dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU ITE serta Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 serta Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan juga Pasal 207 KUHP.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya