Berita

Foto/Net

Nusantara

Akibat Curah Hujan Tinggi, Longsor Di Garut Merusak Rumah Warga Dan Menutup Akses Jalan Provinsi

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 10:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Intensitas curah hujan yang tinggi di Pengalengan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berakibat pada bencana tanah longsor.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan menjelaskan, longsor terjadi sebanyak dua kali dalam waktu yang berbeda, yaitu pada Senin (30/11) dan Kamis (3/12).

Bencana tersebut tidak memakan korban jiwa, namun merusak rumah warga dan menutup akses jalan provinsi yang menghubungkan Pangalengan Kabupaten bandung dengan Rancabuaya Caringin Kabupaten Garut.


"Kejadian hari Senin longsor menimpa jalan. Kemudian hari Kamis longsor menimpa rumah warga," terang Agus saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/12).

Saat ini, Agus memastikan warga yang rumahnya tertimbun longsor sudah dievakuasi ke tempat yang aman.

Sementara, penanganan tengah dilakukan pihak BPBD bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi.

"Sekarang penanganan sedang dilakukan Forkopimcam dan warga diungsikan di tempat yang aman. Sekarang PUPR sedang penanganan jalan," ungkap Agus.

Adapun, jumlah rumah yang tertimbun longsor tersebut sebanyak 7 rumah namun belim bisa ditaksir kerugiannya. Kini, seluruh keluarga yang terdampak sudah dilakukan evakuasi di tempat pengungsian.

"Ada 7 rumah yang tertimbun. Tapi yang potensi terancam banyak. Dan kerusakannya ada yang berat. Tapi masih dalam ranah assesment," bebernya.

Lebih lanjut, Agus menghimbau kepada warga sekitar Kecamatan Talegong, khususnya yang pemukimannya berdekatan dengan area longsoran untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Dihimbau agar warga bisa siap siaga, ditingkatkan kesiapsiagannya untuk menghadapi musim penghujan ini," pungkas Agus.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya