Berita

M. Rizieq Shihab saat menghadiri reuni 212 yang digelar secara virtual, Rabu (3/12)/Net

Nusantara

Tidak Laporkan Hasil Swab Rizieq Shihab, Kemenkes Harus Beri Teguran Keras Ke MER-C

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Belum selesai persoalan kerumunan yang terjadi di Petamburan. Kali ini sosok Imam Besar FPI M. Rizieq Shihab kembali hangat dibicarakan terkait muncul di media sosial hasil pemeriksaan swab tes atas nama Muhammad R. Shihab.

Berdasarkan hasil swab yang banyak beredar di medsos tersebut, test swab dilakukan pada 27 November 2020. Kabarnya, hasil tes tersebut dikeluarkan oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dan belum dikonfirmas oleh laboratorium yang dirujuk oleh pemerintah. Juga, infonya tidak dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

Ketua Umum Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) dan juga mantan Kabid Aspel PP GMKI 2016-2018 Martin Siahaan mengatakan bahwa seharusnya apabila hasil swab yang beredar atas nama Muhammad R. Shihab memang benar milik Rizieq Shihab, maka MER-C dan dokter pribadi Rizieq harus ditegur oleh Kemenkes.


"Seharusnya Mer-C dan lembaga eijkman mengkonfirmasi hasil swab Rizieq ke dinas kesehatan atau Satgas Covid 19 agar tidak menimbulkan kegaduhan seperti ini," ujarnya, Jumat (4/12).

Apabila dalam waktu dekat Mer-C tidak mengkonfirmasi hasil swab Rizieq Shihab dan terus mengulirkan kegaduhan di publik, Martin Siahaan meminta Kementerian Kesehatan untuk memberikan teguran kepada lembaga tersebut.

"Kemenkes harus segera menindak kedua lembaga tersebut untuk menghentikan kegaduhan di publik, dan kepada Rizieq kami meminta untuk menyerahkan diri ke Satgas Covid-19 apabila benar dirinya positif, bukan malah lari-lari seperti ini," tutupnya.

Sementara itu, pihak FPI kepada sejumlah media membantah kebenaran foto hasil tes atas nama Muhammad R. Shihab tersebut. Bantahan yang sama juga diutarakan dari Presidium Alumni 212.

Saat menghadiri reuni 212 yang digelar secara virtual, Rabu (3/12), Rizieq Shihab yang mengenakan masker dan face shield mengaku bahwa saat ini kesehatannya masih terus diobservasi setelah keluar dari Rumah Sakit (RS) Ummi, Kota Bogor, Jawa Barat pada akhir November lalu.

"Saya juga ingin minta maaf kepada seluruh tokoh, habib, ulama, saya belum bisa bersilaturahmi untuk keliling. Karena memang saya dalam observasi untuk menjaga kesehatan saya dan keluarga atas saran tim medis," kata Rizieq seperti disiarkan akun YouTube Front TV.

Rizieq Shihab mengakui saat ini dia diminta untuk melakukan isolasi mandiri oleh tim medis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya