Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin saat rapat virtual CSTO, Rabu 2 Desember 2020/Net

Dunia

Putin Puji Keberanian PM Armenia Atas Kesepakatan Damai Dengan Azerbaijan: Itu Perlu Dilakukan Walaupun Menyakitkan

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Rusia Vladimir Putin memuji 'keberanian' Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dalam menyetujui kesepakatan damai dengan Azerbaijan atas Nagorno-Karabakh. Kesepakatan itu sendiri telah memicu reaksi keras terhadap pemimpin itu yang menggelorakan aksi protes panjang di dalam negeri.

Pujian itu disampaikan Putin saat berbicara selama pertemuan virtual para pemimpin Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Moskow. Putin menyebut keputusan Pashinyan seputar akhir konflik memang perlu dilakukan, walaupun menyakitkan.

"Mereka membutuhkan banyak keberanian pribadi dari perdana menteri," kata Putin, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Rabu (2/12).


"Tugas kami sekarang adalah mendukung perdana menteri dan timnya untuk memastikan perdamaian," tambahnya.

Armenia menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia dengan Azerbaijan pada 9 November setelah enam minggu pertempuran sengit memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.

Berdasarkan kesepakatan itu, Armenia menyerahkan tiga distrik di sekitar kantong etnis Armenia di samping empat distrik lainnya yang diklaim kembali oleh pasukan Azerbaijan selama pertempuran.

Dukungan yang ditunjukkan pemimpin Rusia untuk Pashinyan berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan publik dalam negeri Armenia. Sejak pengumuman kesepakatan damai, pengunjuk rasa secara teratur turun ke jalan di ibu kota Armenia, Yerevan.

Mereka mencap Pashinyan sebagai 'pengkhianat' karena menyetujui kesepakatan itu dan menuntut pengunduran dirinya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya