Berita

Bendera bintang kejora terpasang di KJRI Melbourne pada 1 Desember 2020 oleh sekelompok aktivis/Net

Dunia

Sekelompok Aktivis Paksa Masuk Konjen RI Di Melbourne, Pasang Bendera Bintang Kejora Dan Tulisan 'Free West Papua'

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 22:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah video beredar di media sosial yang kemudian menjadi viral, di mana bendera bintang kejora terpasang di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne, Australia pada Selasa (1/12).

Video itu diunggah di channel Izzy Brown, yang jika menengok profilnya, nampaknya dia adalah salah seorang  pendukung kemerdekaan Papua.

Di dalam video, nampak beberapa aktivis Papua Merdeka yang berjumlah sekitar lima orang berusaha memasuki kantor konsulat, dan tiga orang di antaranya memanjat atap untuk  membentangkan spanduk dan bendera Bintang Kejora yang bertuliskan 'Free West Papua'.


Seorang pria berbaju batik berusaha mencegah aksi tersebut, namun gagal. Dia terlihat kewalahan  menghadapi lima orang yang mendesak masuk ke dalam.  

Sementara, seseorang yang merekam video sempat bertanya kepada petugas berbaju batik itu tentang bagaimana tanggapannya terhadap aksi itu. Namun si petugas tak mau berkomentar.

Kelima orang itu terus merangsek ke area konsulat sambil meneriakkan "Papua Merdeka!".

Aktivis lainnya berdiri tak jauh dari mereka dengan memasang banner bertuliskan 'TNI Out Stop Killing Papua'.

Salah seorang aktivis perempuan bule yang menggunakan kaus hitam dan masker bergambar bintang kejora, berbicara dalam bahasa Inggris di dalam video, menyatakan bahwa apa yang dia lakukan itu adalah sebagai bentuk dukungan terhadap Papua.

"Saya di sini untuk mendukung Papua Barat untuk merdeka,” katanya.

Insiden pengibaran bendera tersebut terjadi tepat di hari dimana United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mendeklarasikan kemerdekaan pada 1 Desember 2020.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya