Berita

Tentara Pembebasan Rakyat China/Net

Dunia

Satu Dekade Mendatang, China Mampu Melancarkan Perang Jarak Jauh

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah membuat kemajuan yang signifikan untuk kemampuan perang jarak jauhnya.

Berbagai bukti dibeberkan dalam laporan Komisi Peninjau Ekonomi dan dan Keamanan AS-China yang dirilis Kongres pada Selasa (1/12), seperti dimuat The Washington Times.

Di dalam laporan tersebut, China dapat melancarkan perang jarak jauh dari wilayahnya dalam satu dekade mendatang.


Sejauh ini, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah membuat berbagai kemajuan dalam dal rudal, pembom, pesawat angkut, pengisian ulang di laut, dan logistik.

"Kemampuan proyeksi kekuatan China berkembang dengan cepat dan konsisten, yang mencerminkan tekad kepemimpinan untuk mengubah PLA menjadi kekuatan ekspedisi global dalam hitungan dekade," kata penulis dalam laporan tersebut.

"Pada pertengahan abad, PLA bertujuan untuk dapat mengerahkan pasukan dengan cepat di mana pun di dunia," sambungnya.

Kekuatan militer China disebut paling berkembang dan maju di kawasan Asia Timur dan Tenggara, serta mampu bergerak cepat ke Samudra Hindia, Karibia, hingga Amerika Selatan.

Ketua bersama komisi tersebut, Carolyn Bartholomew menuturkan, menurut pejabat intelijen Amerika, China saat ini memproyeksikan kekuatan militernya jauh ke luar kawasan Indo-Pasifik.

"Dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, para pemimpin China bertujuan untuk mampu berperang di negara-negara yang berpartisipasi dalam Belt and Road Initiatives (BRI)," jelas dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya