Berita

Jaksa Agung Amerika Serikat (AS), Bill Barr/Net

Dunia

Jaksa Agung: Tidak Ada Bukti Kuat Atas Klaim Kecurangan Pilpres AS

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jaksa Agung Amerika Serikat (AS), Bill Barr mengaku pihaknya tidak menemukan bukti terkait klaim kecurangan pemilu yang dapat mempengaruhi hasil pemilihan.

Hal itu disampaikan Barr dalam sebuah wawancara dengan Associated Press pada Selasa (1/12).

"Sampai saat ini, kami belum melihat kecurangan dalam skala yang dapat mempengaruhi hasil dalam pemilihan," kata Barr.


Pernyataan Barr sendiri merujuk pada klaim adanya kecurangan pemilu yang digaungkan oleh Presiden Donald Trump di sejumlah negara bagian, termasuk Georgia, Michigan, dan Pennsylvania.

Kubu Trump telah mengajukan gugatan hukum untuk membatalkan hasil pemilihan di beberapa negara bagian tersebut guna mencegah kemenangan rivalnya, Joe Biden dari Partai Demokrat.

Menanggapi pernyataan Barr, pengacara Trump Rudy Giuliani dan jenna Ellis menegaskan pihaknya akan terus mencari kebenaran melalui sistem peradilan dan badan legislatif terkait kecurangan pemilu.

"Dengan segala hormat kepada Jaksa Agung, belum ada kemiripan penyelidikan Departemen Kehakiman. Kami akan terus mengejar kebenaran," ucap keduanya.

Selama ini Barr dipandang sebagai loyalis Trump. Tetapi tindakannya yang tidak mendukung klaim kecurangan pemilu oleh Trump membuatnya terancam dipecat.

Bahkan Barr dilaporkan melakukan pertemuan tidak terjadwal di Gedung Putih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya