Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

PBB: 235 Juta Orang Di Tahun 2021 Akan Berada Pada Kondisi Sangat Sulit Dan Butuh Bantuan

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah laporan baru dari Perserikatan Bangsa Bangsa mengatakan bahwa pada 2021, satu dari 33 orang di seluruh dunia akan membutuhkan bantuan.

Dalam laporan yang dirilis Selasa (1/12), PBB mengatakan bahwa pandemi menyebabkan puluhan juta orang berada dalam krisis, baik krisis kesehatan maupun krisis ekonomi dan dengan risiko berbagai kelaparan yang membayangi. Perlu dana sekitar 35 miliar dolar AS untuk program bantuan tahun 2021.

Tinjauan Kemanusiaan tahunan badan dunia memperkirakan bahwa 235 juta orang di seluruh dunia akan membutuhkan beberapa bentuk bantuan darurat di tahun 2021. Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan jumlah ini meningkat jauh dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan prosentase yang mengejutkan yaitu sebesar 40 persen, seperti dikutip dari TRT, Selasa (1/12).


"Peningkatan itu muncul hampir seluruhnya karena Covid-19," kata koordinator bantuan darurat PBB Mark Lowcock kepada wartawan.

Seruan tahunan oleh badan-badan PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya biasanya memberikan gambaran menyedihkan tentang melonjaknya kebutuhan yang disebabkan oleh konflik, pengungsian, bencana alam, dan perubahan iklim.

Ia memperingatkan, pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 1,45 juta orang di seluruh dunia telah secara tidak proporsional melanda mereka yang sudah hidup di ujung tanduk.

"Gambaran yang kami sajikan adalah perspektif paling suram dan paling gelap tentang kebutuhan kemanusiaan dalam periode mendatang yang pernah kami tunjukkan," kata Lowcock.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya