Berita

Pasukan Azerbaijan/Net

Dunia

Pertama Kali Setelah 28 Tahun, Pasukan Azerbaijan Masuki Wilayah Lanchin

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 15:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tentara Azerbaijan telah memasuki wilayah Lanchin untuk pertama kalinya setelah 28 tahun diduduki oleh Armenia.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengungkap, tentara memasuki wilayah Lanchin pada Selasa pagi (1/12) waktu setempat, sesuai dengan perjanjian gencatan senjata.

"Menurut pernyataan trilateral yang ditandatangani oleh Presiden Republik Azerbaijan, Federasi Rusia dan Perdana Menteri Republik Armenia, unit-unit Tentara Azerbaijan memasuki wilayah Lachin pada 1 Desember," kata kementerian, seperti dikutip Yeni Safak.


Dalam perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada 10 November itu, Azerbaijan dan Armenia sepakat untuk mengakhiri pertempuran di Nagorno-Karabakh.

Keduanya bertempur sejak 27 September dengan menyalahkan satu sama lain. Tiga gencatan senjata telah diberlakukan dan gagal.

Gencatan senjata terakhir sendiri dipandang sebagai kemenangan bagi Azerbaijan karena berhasil mengambil alih kembali sejumlah wilayah di Nagorno-Karabakh.

Sengketa antara Azerbaijan dan Armenia sudah terjadi sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh yang diakui sebagai bagian dari Azerbaijan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya