Berita

Protes petani di India/Net

Dunia

Pemerintah India Ajak Petani Berembuk, Bahas UU Baru Yang Jadi Target Aksi Protes

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 14:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah India mengundang para petani untuk bertemu guna menghentikan aksi protes akibat UU baru.

Undangan tersebut disampaikan melalui surat yang dikirim ke 32 serikat petani pada Selasa (1/12).

Sanjay Agrawal dari Kementerian Pertanian dan Kesejahteraan Petani mengatakan, petani harus membahas tuntutannya dengan menteri dan pejabat pemerintah, alih-alih menggelar aksi protes di jalanan.


Pada awalnya, Menteri Pertanian dan Kesejahteraan Petani Narendra Singh Tomar mengatakan, pertemuan akan dilakukan pada Kamis (26/11), namun diundur.

Sejak pekan lalu, para petani menggelar aksi protes besar-besaran di sejumlah wilayah untuk menuntut pemerintah membatalkan UU baru yang dianggap tidak mensejahterakan petani.

Dalam UU baru, pemerintah tidak akan lagi menjamin harga minimal produk pertanian yang dikhawatirkan membuat para petani kecil kalah saing.

Di perbatasan Singhu Delhi, para petani menggelar protes dengan membawa truk, bus, hingga traktor yang membuat jalan raya lumpuh.

Kemarin, Senin (30/11), Perdana Menteri Narendra Modi menolak seruan untuk mencabut reformasi pertanian, dan mengatakan UU baru akan menguntungkan mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya