Berita

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fuqing di Fujian, China/Net

Dunia

China Aktifkan Reaktor Nuklir Hualong One Untuk Pertama Kalinya

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 08:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk pertama kalinya, China mengaktifkan reaktor nuklir buatan dalam negeri, Hualong One yang terhubung ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fuqing di Fujian.

Peristiwa bersejarah itu dicatat pada Jumat (27/11), seperti dilaporkan CGTN pada Selasa (1/12).

Keberhasilan tersebut merupakan perkembangan baru bagi upaya China untuk mengurangi ketergantungan teknologi tinggi pada negara Barat dan masuk ke dalam program lima tahunannya.


"Ini menandai China memecah monopoli teknologi tenaga nuklir asing dan secara resmi memasuki gelombang pertama teknologi negara-negara maju," tulis China National Nuclear Corporation (CNNC), dalam pernyataan tertulisnya.

Hualong One merupakan desain reaktor generasi ketiga yang menjadi salah satu yang paling aman dan tercanggih di dunia.

Reaktor tersebut memiliki 177 inti yang akan diganti setiap 18 bulan selama 60 tahun ke depan.

Menurut South China Morning Post, Hualong One akan menghasilkan sekitar 10 miliar kilowatt-jam listrik per tahun dan memangkas emisi karbon sebesar 8,16 juta ton.

Dengan begitu, program itu juga sesuai dengan visi China untuk memiliki nol karbon pada 2060.

Data dari Asosiasi Nuklir Dunia menunjukkan, China memiliki 49 reaktor nuklir yang menghasilkan total listrik sebesar 47.500 megawatt.

Nikkei memuat, China juga tengah membangun tujuh reaktor nuklir serupa dengan Hualong One, empat di antaranya telah disetujui.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya