Berita

Protes di Thailand/Net

Dunia

Kena Hukum Lese Majeste, Pemimpin Protes Thailand: Saya Siap Bertarung Dalam Sistem Peradilan

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin protes anti-pemerintah di Thailand, Anon Nampa menghadapi tuduhan menghina Raja Maha Vajiralongkorn.

Tiba di kantor polisi pada Senin (30/11), Nampa mendapatkan tuduhan lese majeste dalam Pasal 112 KUHP Thailand dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"(Pasal) 112 adalah undang-undang yang tidak adil. Saya tidak memberikan nilai apa pun. Saya siap bertarung dalam sistem peradilan," ujar Nampa yang juga merupakan pengacara hak asasi, seperti dikutip Reuters.


Selain Nampa, ada juga tujuh pemimpin protes lain yang mendapat tuduhan tersebut, termasuk Panupong Jadnok alias Mike Rayong, Panusaya Sithijirawattanakul alias Rung, dan Parit Chiwarak alias Penguin.

"Menggunakan Pasal 112 untuk melawan kita semua menunjukkan kepada dunia dan masyarakat Thailand bahwa monarki sekarang menjadi oposisi politik," tegas Parit.

Protes anti-pemerintah yang terjadi di Thailand dimulai sejak Juli, di mana para demonstran menuntut beberapa hal, di antaranya adalah pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha, amandemen konstitusi, dan reformasi monarki.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya