Berita

Sungai Yarlung Tsangpo di Tibet/Net

Dunia

China Akan Bangun Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Di Sungai Yarlung Tsangpo Tibet

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 12:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China sedang mempersiapkan mega proyek untuk mengeksploitasi sumber daya air di Tibet.

Mengutip akun WeChat dari komite Sentral Liga Pemuda Komunis China, Global Times melaporkan, Beijing akan membuat sebuah pembangkit listrik negara air di Sungai Yarlung Tsangpo yang merupakan sumber utama air ke Bangladesh dan India.

Ketua Power Construction Corp of China, Yan Zhiyong mengungkap, proyek tersebut masuk dalam rencana lima tahunan China.


Bloomberg memuat, pejabat China juga telah melakukan penelitian dan uji kelayakan di situs tersebut pada Juli lalu.

Yan menuturkan, pembangkit listrik tenaga air di Yarlung Tsangpo dapat menyediakan 300 miliar kilowatt per jam listrik bebas karbon ke China.

"Itu akan menjadi sekitar 4 persen dari total permintaan negara tahun lalu," lanjut Yan.

Meski begitu, megaproyek pembangkit listrik yang akan lebih besar dari Bendungan Tiga Ngarai itu masih menjadi perdebatan. Para analis sendiri ragu dengan biaya dan lokasi proyek.

Sementara itu, Sungai Yarlung Tsangpo sendiri sangat penting bagi India dan Bangladesh.

Sungai yang dinamakan Brahmaputra di India dan Meghna di Bangladesh itu menjadi irigasi dan memiliki makna religius.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya