Berita

Tentara di Nagorno-Karabakh/Net

Dunia

Kemenhan Rusia: Rumah Sakit Lapangan Telah Tersedia Di Nagorno-Karabakh

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 12:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rumah sakit lapangan telah tersedia di Artsakh, salah satu wilayah yang terdampak perang Nagorno-Karabakh, menurut laporan Kementerian Pertahanan Rusia.

Staf medis dan segala keperluan rumah sakit sudah dipersiapkan oleh pasukan penjaga perdamaian Rusia.
Beberapa 'dokter keliling" juga disiapkan dan informasinya sudah disebar di bandara di Stepanakert, ibu kota Nagorno-Karabakh, pada hari Senin, untuk memudahkan orang yang membutuhkannya.  Setidaknya sudah ada 60 petugas medis Rusia di Stepanakert.

Kepala unit layanan medis Rusia Yaroslav Ivanov mengatakan, mereka dalam posisi siap untuk memberikan bantuan kepada penduduk sipil.  

Kepala unit layanan medis Rusia Yaroslav Ivanov mengatakan, mereka dalam posisi siap untuk memberikan bantuan kepada penduduk sipil.  

"Pertama-tama, kami berfokus pada dukungan medis dari kontingen penjaga perdamaian Rusia. Dan kami siap memberikan bantuan kepada penduduk sipil," katanya, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (30/11).

Menurut Ivanov, rumah sakit lapangan dilengkapi dengan unit perawatan intensif, diagnostik fungsional, diagnostik laboratorium, ruang operasi, ruang praktek dokter gigi, dan ruang dokter spesialis mata.

Ventilator, ultrasound, dan rontgen juga tersedia.

Pada akhir pekan kemarin, seluruh bantuan medis dan para spesialis dari Distrik Militer Timur Rusia tiba di Nagorno-Karabakh dengan pesawat angkut Il-76. Mereka siap memberikan bantuan kepada penduduk setempat.

Armenia dan Azerbaijan telah menandatangani kesepakatan gencatan senjata yang berarti perang telah berakhir. Beberapa perjanjian dalam kesepakatan itu telah mulai dilaksanakan, di antaranya beralihnya beberapa distrik di wilayah konflik dari Armenia ke Azerbaijan. Perjanjian gencatan senjata itu juga membuka jalan bagi pengerahan pasukan penjaga perdamaian Rusia ke wilayah tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya