Berita

Bendera UEA/Net

Dunia

Khawatir Terjadi Perang, UEA Ingatkan Semua Pihak Menahan Diri Terkait Pembunuhan Ilmuwan Iran

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Uni Emirat Arab mengutuk keras pembunuhan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh, namun demikian mereka meminta semua pihak untuk menahan diri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA dalam sebuah pernyataan resmi yang dilaporkan oleh Kantor Berita Emirates pada Minggu (29/11).

“Keadaan yang tidak stabil yang dialami wilayah kami saat ini dan tantangan keamanan yang dihadapinya, mendorong kami semua untuk bekerja menghindari tindakan yang dapat menyebabkan eskalasi,"  kata Kemenlu, seperti dikutip dari Arab News, Minggu 829/11).


Eskalasi tersebut dikhawatirkan akan mengancam stabilitas seluruh wilayah.

“UEA menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, untuk menghindari terseretnya kawasan itu ke tingkat ketidakstabilan baru,” tambah kementerian.

Mohsen Fakhrizadeh tewas dalam sebuah penyergapan di dekat Teheran pada hari Jumat (27/11) waktu setempat. Presiden Iran, Hasan Rouhani menuduh Israel berada di balik pembunuhan keji ilmuwan Iran terkemuka yang telah lama dicurigai oleh Barat sebagai dalang program rahasia bom nuklir tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, pemimpin ulama dan militer Iran itu mengancam akan membalas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya