Berita

Bendera Serbia dan Montenegro/Net

Dunia

Tarik Keputusan Usir Dubes Montenegro, Serbia: Sudah Waktunya Perbaiki Hubungan

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 09:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serbia menarik kembali keputusannya untuk mengusir Dutabesar Montenegro di Belgrade, Tarzan Milosevic.

Perdana Menteri Serbia, Ana Brnabic pada Minggu (29/11) menjalaskan, keputusan itu diambil atas permintaan Presiden Serbia, Aleksandar Vucic.

Brnabic mengatakan, ia telah melakukan pertemuan dengan Vucic dan Menteri Luar Negeri Serbia, Nikola Selakovic pada Minggu pagi. Ketika itu, Vucic mengatakan, hidup lebih penting daripada konvensi diplomatik dan sudah waktunya untuk memperbaiki hubungan dengan Montenegro.


"Presiden meminta kami untuk mempertimbangkan kembali keputusan kementerian luar negeri. Kami juga berkonsultasi dengan perwakilan Serbia di Montenegro," kata Brnabic, seperti dikutip Sputnik.

"Itulah mengapa pada pertemuan ini kami memutuskan Serbia akan secara sepihak menarik keputusannya untuk mengeluarkan Dutabesar Montenegro dari Serbia," sambung dia.

Sehari sebelumnya, Sabtu (28/11), Montenegro menyatakan Dutabesar Serbia Vladimir Bozovic telah mendapat persona non grata secara sepihak karena diduga mencampuri urusan dalam negeri Montenegro dan tidak sesuai dengan standar layanan diplomatik.

Sebagai balasan, Serbia pun memberlakukan hal yang sama pada Milosevic.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya