Berita

Pengunjuk rasa anti-lockdown ditangkap polisi/Net

Dunia

155 Pengunjuk Rasa Ditangkap Dalam Protes Anti-Lockdown Di Inggris

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020 | 10:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 155 pengunjuk rasa anti-lockdown dan anti-vaksin ditangkap oleh polisi ketika mereka melakukan aksi di dekat Westminster, London pada Sabtu (28/11).

Polisi menuturkan, penangkapan dilakukan karena berbagai pelanggaran, termasuk penyerangan terhadap seorang petugas polisi, kepemilikan obat-obatan terlarang, hingga melanggar aturan penguncian.

Dilaporkan Reuters, para pengunjuk rasa melakukan protes untuk menolak penguncian yang akan berakhir pasa Rabu (2/12).


Protes yang dilakukan di distrik perbelanjaan West End tersebut juga dihadiri oleh kelompok yang menentang vaksin Covid-19.

"Pertahankan Kebebasan. Pertahankan Kemanusiaan" dan "Tidak Ada Lagi Kebohongan. Tidak Ada Lagi Masker. Tidak Ada Lagi Penguncian" menjadi slogan dan tulisan yang disuarakan oleh pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 400 orang itu.

Data dari World O Meter pada Minggu (29/11) menunjukkan, Inggris sudah mengonfirmasi lebih dari 1,6 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 58 ribu kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya