Berita

Mobil yang membawa ilmuwan terkemuka Mohsen Fakhrizadeh penh dengan bekas tembakan/Net

Dunia

Iran Bersumpah Balas Kematian Ilmuwan Nuklir Terkemuka Mohsen Fakhrizadeh Yang Ditembak Mati Di Dekat Teheran

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 14:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Hossein Baqeri, mengatakan bahwa negaranya memberi kecaman keras terhadap mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan ilmuwan nuklir senior Mohsen Fakhrizadeh.

Baqeri menyalahkan serangan 'biadab' itu.

"Ini teroris yang terkait dengan arogansi global dan rezim Zionis yang jahat," ujarnya menyinggung bahwa Israel ada di balik pembunuhan itu, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (28/11).


Iran akan membalas kematian tersebut, baik kepada pelakunya maupun kepada siapa saja yang ikut andil atas kejahatan pembunuhan. Ia meyakinkan bangsa Iran bahwa pelaku serangan teror akan dikejar dan diadili.

Dalam reaksi serupa, Brigadir Jenderal Hossein Dehqan, penasihat militer Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersumpah akan memberikan tanggapan yang menghancurkan kepada para pelaku, seperti dilaporkan oleh Press TV, Sabtu (28/11).

"Kami akan menindak keras mereka yang membunuh Fakhrizadeh seperti petir dan membuat mereka menyesali perbuatan mereka," katanya.

Fakhrizadeh telah digambarkan oleh dinas intelijen Barat dan Israel selama bertahun-tahun sebagai pemimpin misterius dari program bom atom rahasia yang dihentikan pada tahun 2003. Israel dan AS menduga Teheran berusaha mempersenjatai energi nuklir. Iran telah terang-terangan membantah.

Fakhrizadeh bukan sosok yang populer, tetapi dia adalah orang yang bertanggung jawab memimpin program senjata nuklir yang terkoordinasi di Iran,.

Dia adalah satu-satunya ilmuwan Iran yang disebutkan dalam "penilaian akhir" 2015 Badan Energi Atom Internasional atas pertanyaan terbuka tentang program nuklir Iran. Laporan IAEA mengatakan dia mengawasi kegiatan dalam mendukung kemungkinan dimensi militer untuk program nuklir (Iran).

Dia adalah tokoh sentral dalam presentasi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 2018 yang menuduh Iran terus mencari senjata nuklir.

"Ingat nama itu, Fakhrizadeh," kata Netanyahu saat itu, menampilkan foto langka dirinya di slide.

Kantor berita Tasnim sebelumnya mengatakan bahwa teroris meledakkan sebuah mobil sebelum  menembaki kendaraan yang berisi Fakhrizadeh dan pengawalnya.

Menlu Iran, Javad Zarif, mengklaim ada indikasi serius bahwa Israel telah berperan dalam pembunuhan itu.

Sementara Michael Mulroy, seorang pejabat senior Pentagon, mengatakan Fakhrizadeh adalah ilmuwan nuklir paling senior Iran dan pembunuhannya akan memperlambat program nuklirnya. Dia mengatakan tingkat kewaspadaan harus segera dinaikkan di negara-negara di mana Iran dapat membalaskan dendamnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya